Alat dan Bahan Untuk Membuat Batik Tulis

Sebelumnya kami telah membahas tentang alat wajib membatik tertulis di artikel “2 senjata batik legendaris”, namun hanya ada 2 alat wajib yang kami hadirkan untuk anda, sekarang kami akan memberikan informasi 10 alat dan bahan yang biasa digunakan untuk membuat batik. Menulis. Sebelumnya sekedar mengingatkan kembali bahwa apa yang digunakan untuk membuat batik tulis berbeda dengan yang digunakan untuk membuat batik cap, apalagi batik cap. Untuk membuat batik wanita tulis, banyak bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat batik tulis yang sering kita lihat saat ini.

1. Kain Mori

Kain mori merupakan bahan utama pembuatan batik tulis, kain ini berbahan katun yang telah mengalami proses pemutihan dan memiliki klasifikasi khusus. Kain yang bisa digunakan untuk membatik tentunya merupakan kain yang mudah menyerap pewarna batik. Kain primisima mori misalnya, merupakan jenis kain yang memiliki kualitas paling tinggi, meskipun daya serapnya kurang. Sebagai alternatif, Anda juga bisa menggunakan kain kualitas tinggi dan medium dengan benang agak tebal.

Untuk menghemat biaya, Anda juga bisa menggunakan kain biru yang merupakan kain kualitas rendah dengan tekstur kasar. Selain ketiga jenis kain tersebut, batik letter juga bisa menggunakan kain rayon, cotton canvas, grey cotton dan silk canvas.

2. Canting

Canting merupakan salah satu alat utama yang kami uraikan pada artikel “2 Senjata Legendaris Batik Tulis”, tanpa canting sebagai alat untuk menggambar pola, batik tulis bukanlah batik tulis tradisional yang dibanggakan masyarakat Indonesia. Canting juga memiliki banyak jenis.

3. Lilin atau malam batik

Malam juga menjadi salah satu bahan utama pembuatan batik tulis, hanya saja malam itu tidak hanya digunakan untuk membuat batik tulis, tetapi juga yang dicetak dengan batik tulis. Lilin atau wax batik biasanya berfungsi untuk melapisi beberapa bagian agar tidak terkena pewarna atau bisa juga disebut pembatas.

4. Pewarna

Untuk produksi batik ada dua jenis pewarna yang bisa digunakan yaitu pewarna alami dan pewarna sintetis / buatan yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk industri batik, beberapa produsen batik sekarang lebih banyak menggunakan pewarna sintetis karena lebih praktis, mudah didapat, murah dan pilihan warnanya banyak.

5. Wajan dan kompor kecil

Alat ini tidak perlu dijelaskan secara detail, untuk apa? Yang pasti panci dan kompor kecil ini digunakan untuk memanaskan atau melelehkan lilin / lilin batik.

6. Gawangan

Fungsi ini berfungsi untuk menunjang kain selama proses pembatikan. Batik panggang ini bisa dibuat dari kayu atau bambu. Bagi para empu batik jaman dulu biasanya memiliki lumbung yang dihiasi corak ragam hias di bagian atasnya. Biasanya berupa ukiran kayu yang membentuk motif tertentu seperti motif naga atau paru-paru (tumbuhan).

7. Dingklik

Dingklik adalah kursi kecil yang terbuat dari kayu, plastik atau apapun yang digunakan sebagai tempat duduk pengrajin. Biasanya proses menggambar batik tulis dilakukan dengan cara duduk, bukan berdiri, seperti yang dilakukan oleh pengrajin saat membuat batik cap.

8. Bandul

Ini merupakan alat pembobot yang digunakan untuk menahan kain batik agar tidak mudah bergerak saat dilukis pada malam hari. Pendulum ini bisa terbuat dari kayu, besi, atau apapun yang bisa digunakan sebagai pemberat.

9. taplak meja

Ini adalah selembar kain yang digunakan sebagai alat dasar untuk membatik. Keset ini ditempatkan di antara paha dan kain batik agar tidak mencemari batik.

10. Meja kayu

Meja kayu sering digunakan untuk meluruskan / meratakan permukaan kain sebelum membatik. Selain itu bisa juga digunakan untuk menggambar pola batik pada kain dengan menggunakan pensil.

By eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *