Berita Untuk Anda

Begini Cara Beli Apartemen Murah Gaji 3jutaan

Memiliki rumah yang nyaman adalah impian semua orang. Tetapi hari ini menjadi semakin sulit jika seorang karyawan ingin hidup dengan penghasilan menengah. Selain kesulitan dalam mengalokasikan anggaran, harga tanah selalu meningkat dari waktu ke waktu, yang berarti bahwa sebagian besar orang lebih suka apartemen ke tempat itu. Ini membuat para pekerja dengan gaji pesimistis Rp 3 juta untuk mendapatkan uang. Mimpi beli apartemen murah sepertinya memudar. Tapi tidak ada yang mustahil! Dengan gaji sedang Anda masih dapat membeli apartemen, baik untuk rumah Anda sendiri maupun untuk investasi.

  1. Menabung
    Beli dulu sebelum Anda memutuskan untuk membeli apartemen. Penyimpanan harus menjadi prioritas! Cadangan sebagian dari pendapatan per Bulan (lebih disukai sepertiga dari total upah).
  2. Alokasikan Dana Bulanan
    Selain menabung, Anda juga harus bisa mengelola ekonomi dengan baik. Tempatkan kebutuhan pribadi sebagai prioritas seperti makanan dan uang transportasi. Mengenai dana non-pribadi, letakkan dalam prioritas berikutnya. Sedangkan kebutuhan hiburan adalah setelah membeli dana untuk membeli apartemen.
  3. Bebas hutang
    Agar impian memiliki apartemen dapat tercapai, syarat pertama yang harus Anda miliki adalah Anda tidak punya utang. Jika Anda sudah memiliki hutang, prioritas pertama adalah segera membayar hutang. Dengan cara ini, keuangan Anda untuk membeli apartemen tidak terganggu oleh hutang. Terlalu banyak tarif mempersulit Anda untuk membagikan dana untuk membayarnya.
  4. Tentukan harga apartemen
    Menentukan harga sebuah apartemen juga sangat penting! Karena Anda harus dapat menyesuaikannya dengan anggaran Anda. Jangan biarkan harga apartemen terlalu tinggi, ekonomi Anda terganggu.
  5. Gunakan program KPA
    Ketika Anda membayar tunai, ini mungkin rumit, tetapi Anda dapat memilih cara lain untuk membeli apartemen dengan KPA (Apartment Ownership Credit). Dengan program ini, orang dapat memperoleh kurang dari 3 juta rupee untuk kesempatan. Tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di zona penyangga seperti Bogor, karena banyak apartemen telah dibangun.
  6. Temukan bank tepercaya
    Pertimbangkan kredibilitas bank saat mengajukan hipotek. Tidak tergoda oleh bank yang menawarkan suku bunga rendah. Akan lebih baik jika Anda memilih bank yang memiliki reputasi baik, meskipun bunganya sedikit lebih tinggi. Yang paling penting adalah prosesnya lebih sederhana dan Anda bisa diperlakukan secara profesional.
  7. Siapkan Uang Muka (DP)
    Ingat! Dengan membeli apartemen dengan KPA, bank hanya membantu 70-80% dari nilai penilaian apartemen. Artinya, Anda harus menyiapkan 20-30% sisanya untuk uang muka (DP) + 10% lebih untuk membayar biaya notaris dan pajak. Dana ini dapat disiapkan dengan menabung 1-3 tahun sebelumnya. Agar lebih cepat, Anda perlu memfokuskan bonus, THR, dan penghasilan halaman pada penghematan ini.
  8. Tentukan pembayaran angsuran setiap bulan
    Sebelum memutuskan masa jabatan, buatlah perhitungan kasar yang disesuaikan dengan gaji. Total pembayaran utang (secara keseluruhan) tidak boleh melebihi 30% dari pendapatan. Sehingga biaya operasional harian tidak terganggu. Jika penghasilan tidak cukup, Anda dapat memfasilitasi pembayaran apartemen dengan memperpanjang periode kredit, misalnya 15 hingga 20 tahun. Meski tampak tua, itu lebih baik daripada harus gagal karena batas waktu terlalu lama.
  9. Berhenti Menggesek Kartu
    Bayar sebanyak mungkin untuk konsumsi barang Anda dengan uang tunai, bukan dengan kartu kredit. Dengan uang tunai Anda dapat memeriksa jumlah uang aktual, sehingga pembelian barang masih dapat diperiksa.
  10. Mengatur dana darurat
    Anda juga perlu menyediakan dana darurat dalam berbagai tabungan. Jumlahnya sekitar 5-10% dari pendapatan. Dana ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan mendadak sehingga tidak mengganggu tabungan untuk membeli rumah.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *