Berita Untuk Anda

Ketahui Dulu Sejarah Batik dan Fakta Menarik Lainnya

Setiap 2 Oktober, rakyat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Orang tua, muda, besar, kecil, kaya atau miskin harus bangga dan berpartisipasi dalam pelestarian warisan budaya asli Indonesia yang telah menjadi global. Menentukan hari Batik nasional pada 2 Oktober tidak dapat dilihat secara terpisah dari pengakuan Batik Indonesia sebagai warisan dunia atau warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non-budaya sejak 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Batik Indonesia sekarang menjadi semakin populer saat berkembang. Sebelumnya hanya digunakan saat acara resmi dengan model improvisasi, sekarang batik mendapat sentuhan yang terlihat lebih modern, elegan dan mewah, seperti model dengan gaun panjang dan sebagainya. Jadi batik, tidak lagi dianggap kuno alias jadul. Kain tradisional ini telah membungkus tubuh seniman dan pemimpin dunia dalam berbagai acara internasional bergengsi, bahkan untuk kontes kecantikan dunia. Sebut saja Barack Obama, Jessica Alba, Tom Cruise, Bill Gates, Kate Middleton, Beyonce yang pernah memiliki batik.

Begitu terkenalnya batik Indonesia di luar negeri. Batik itu menyenangkan jika bule saja pakai batik pria masa kita tidak? Pada hari Batik nasional ini, mari kita lihat asal-usul Batik di Indonesia, motif atau pola dari berbagai daerah dan hal menarik lainnya dari kepulauan Indonesia, yang dirangkum dari berbagai sumber:

Sejarah Batik di Indonesia

Batik memiliki sejarah panjang dimana setiap gaya atau motif tersemat filosofi atau makna penting yang begitu kental dengan makna-makna bagi kehidupan. Batik berasal dari bahasa Jawa “ambhatik”, dari kata “amba” yang berarti luas, ombo; dan “titik”, yang berarti bahwa titik harus terhubung ke gambar tertentu pada kain lebar atau lebar. Batik “badik” ditulis dalam bahasa Jawa. Konsep batik karenanya melukis di atas kanvas dengan menggoreskan malam (lilin) ​​pada alat yang disebut canting. Diyakini bahwa kerajinan Batik telah ada sejak kerajaan Majapahit dan menyebar ke berbagai daerah dan terutama ke Pulau Jawa setelah akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19.

Meskipun nama batik berasal dari bahasa Jawa, diyakini bahwa teknik batik berasal lebih dari 1000 tahun yang lalu di Mesir kuno atau Sumeria. Teknik batik serupa juga merambah ribuan tahun lalu ke Indonesia, Cina, India, Jepang, Afrika, dan Senegal. Batik adalah seni tinggi peninggalan leluhur yang telah menjadi identitas masyarakat Indonesia. Selama perjalanannya, orang yang berkontribusi pada mempopulerkan batik di dunia adalah presiden ke-2 Republik Indonesia yakni Suharto, yang membawa batik pada saat menghadiri Konferensi PBB atau yang kita kenal sebagai Perserikatan Bangsa Bangsa.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *