Manchester City vs Leicester: Duel Bintang Belgia di Lini Tengah

Laga antara Manchester City vs Leicester City dijadwalkan pekan ke-3 Liga Inggris 2020/21 di Etihad Stadium, Minggu (27/9/2020) pukul 22.30 WIB. Menurut sumber bandarqq365 pertandingan tersebut menyatukan gelandang kreatif “generasi emas” Belgia di kedua sisi.

Di lapangan City, Kevin De Bruyne berpotensi banyak menimbulkan masalah di lini tengah The Foxes. Eks gelandang Chelsea tersebut masih dianggap oleh Pep Guardiola sebagai playmaker papan atas. Pep sangat berharap De Bruyne bisa melanjutkan penampilan gemilangnya setelah menyamai rekor 20 asisten Premier League musim lalu.

De Bruyne pun menegaskan bahwa mereka masih bisa diandalkan. Di babak pertama, pemain berusia 29 tahun itu menyumbangkan satu gol dan membantu melawan Wolves. Dia juga memenangkan penalti yang dikonversi dengan sempurna.

Jelang laga ini, kreativitas De Bruyne akan berhadapan dengan rekan senegaranya yang termuda, Dennis Praet dan Youri Tielemans. Kedua gelandang ini adalah mesin penyerang yang membantu The Foxes menang dua kali berturut-turut di awal musim ini.

Khusus untuk Praet, pemain berusia 26 tahun itu membuktikan dirinya layak mendapatkan kepercayaan dari Brendan Rodgers. Musim lalu, eks gelandang Sampdoria itu hanya tampil 12 kali sebagai starter. Dengan cedera James Maddison, Praet mulai lebih awal melawan West Brom dan Burnley.

Praet juga diberi peran yang lebih ofensif oleh Rodgers untuk menggantikan ketidakhadiran Maddison. Dengan meluncurkan data Bomb Stats, Praet lebih leluasa membantu serangan di awal musim ini. Dia memukul bola sepuluh kali di dalam kotak dan 50 kali dalam tiga pertandingan terakhir dalam dua pertandingan pertama.

Mantan pemain RSC Anderlecht bisa tampil hebat dalam membantu serangan Foxes. Sejauh ini ia telah mencatatkan lima operan di area penalti dan mencetak gol sekaligus assist di Liga Inggris.

Pujian pasti ingin melanjutkan performa seru ini saat bertandang ke Etihad. Pemain dengan nomor punggung 26 harus menjaga konsistensi untuk menjaga persaingan dengan Maddison di lini tengah serang.

Saat menghadapi City, Praet akan bekerja sama dengan Youri Tielemans untuk membuka pertahanan tuan rumah. Tielemans sendiri tampil bagus di jantung Leicester di pertengahan musim. Dari dua pertandingan tersebut, Tielemans telah membuat 15 operan progresif dan 14 operan sukses di tiga pertandingan terakhir (terbanyak di antara tim Leicester).

Selain Praet dan Tielemans, Timothy Castagne adalah pemain Belgia lainnya yang harus diperhatikan City. Baru-baru ini dibawakan oleh Atalanta, Castagne langsung berperan penting.

Bek berusia 24 tahun itu mencetak gol pertamanya ke gawang West Brom. Saat bertemu Burnley, Castagne pun turut membantu dan memaksa Erik Pieters mencetak gol bunuh diri. Pergerakan sayap kanannya berpotensi menimbulkan masalah serius bagi The Citizens.

Jika melihat statistik di atas, pertarungan di tengah bisa menjadi faktor penting dalam pertandingan City vs Leicester. Pujian dan pujian Tielemans harus dipantau The Citizens sebelum pertandingan ini. Sebaliknya, Caglar Soyuncu dan kawan-kawan akan memahami ancaman De Bruyne.

Untuk menurunkan gelandang serang Leicester, Pep bisa memainkan Rodri dan Fernandinho sebagai dua pin. Dengan cedera beberapa tiang – termasuk dua penyerang kunci – Pep diperkirakan akan kembali ke posisi 4-2-3-1 dengan Raheem Sterling sebagai penyerang tengah.

Kyle Walker dan lainnya harus optimis saat meneliti rekor head-to-head melawan Leicester. City selalu menang dalam empat pertemuan terakhirnya di Etihad. Menghadapi sang rubah, City terakhir kali kalah dari Etihad saat Leicester menjuarai Liga Inggris pada 2015/16.

By eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *