Berita Untuk Anda

Tips Memilih Skincare Untuk Kulit Wajah Berjerawat

Jerawat dapat dipengaruhi oleh banyak faktor seperti stres dan faktor hormonal yang menyebabkan produksi sebum berlebihan dan menyumbat pori-pori kulit wajah. Ini diperkuat oleh kehadiran bakteri P.acnes dan S.epidermidis. Jerawat di wajah membutuhkan perawatan wajah tambahan untuk menghilangkan minyak dan sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit dan mengatasi keberadaan bakteri yang menyebabkan jerawat. Untuk mengatasi jerawat di wajah, kita harus memilih perawatan wajah yang tepat. Mari kita lihat memilih skincare untuk kulit berjerawat yang biasa dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

  1. Cleansing
    Fase pembersihan ini tidak hanya untuk mereka yang memiliki make-up penuh. Kontaminasi, sebum, sel kulit mati, tabir surya, dan makeup tidak cukup jika hanya dibersihkan dengan busa wajah. Sayang. Jika wajah tidak bersih, perawatan wajah mahal tidak digunakan secara optimal, apakah itu memalukan, kan? Berikut ini beberapa jenis produk pembersih.
  2. Double Cleansing
    Konsep pembersihan ganda digunakan untuk menghilangkan make-up, kotoran, dan minyak berlebih pada wajah dan untuk menghilangkan sisa-sisa pembersih pertama. Agar kotoran dan sisa riasan tidak menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Metode pemurnian ganda juga diperlukan, sehingga serum dan esensi dapat diserap dan bekerja secara optimal. Langkah selanjutnya adalah membersihkan wajah dengan busa wajah. Wajah yang bersih adalah awal yang baik untuk memulai perawatan, sehingga penghalang penghalang berkurang dan perawatan wajah atau kulit dapat sepenuhnya diserap oleh kulit.
  3. Exfoliator
    Exfoliator dilakukan untuk mengangkat sel kulit mati dan merangsang pembaruan sel. Untuk kulit yang cenderung berjerawat, dianjurkan untuk menggunakan exfoliator asam salisilat. Asam salisilat yang dapat membuka pori-pori kulit agar mengurangi dan juga mencegah timbulnya jerawat. Exfoliator dapat diaplikasikan untuk semua jenis kulit, juga memiliki manfaat menghaluskan warna kulit, mengatasi hiperpigmentasi dan menghaluskan tekstur kulit. Penggunaan exfoliator dilakukan setelah membersihkan wajah. Oleskan wajah dengan memijatnya dengan lembut. Jangan menggosok secara agresif, karena ini dapat menyebabkan iritasi dan merusak kulit Anda. Lalu bilas dengan air bersih. Gunakan exfoliator 1-3 kali seminggu di pagi hari.
  4. Toner
    Langkah selanjutnya untuk merawat Anda adalah Toner. Fungsi paling penting dari toner adalah menyeimbangkan pH kulit dan secara perlahan menghilangkan sel-sel kulit mati yang tersisa. Jika Anda melewatkan langkah ini, hasil dan upaya yang Anda tuju akan menjadi kurang efektif. Gunakan toner dengan kapas, usap wajah dengan lembut, dan tunggu hingga toner terserap sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
  5. Essence
    Mungkin Anda bingung sekarang, apa perbedaan antara esensi dan serum. Singkatnya, esensi dan serum sangat mirip! Ada sesuatu yang harus Anda perhatikan. Essence memiliki kandungan dan konsentrasi bahan yang lebih ringan daripada serum. Perawatan wajah ini diterapkan setelah toner untuk membuat wajah lebih terhidrasi sebelum serum diterapkan.
  6. Serum
    Serum mengandung berbagai persiapan aktif untuk perawatan masalah kulit tertentu. Misalnya, mencerahkan wajah sebagai anti penuaan dan mengatasi bekas jerawat. Serum terbuat dari molekul yang lebih kecil yang dapat masuk lebih jauh ke dalam kulit, oleh karena itu perawatan wajah ini baik untuk mengobati masalah kulit tertentu.
  7. Moisturizer
    Moisturizer tidak hanya melembabkan kulit wajah, tetapi juga bisa mempertahankan kelembaban. Fase ini adalah fase terakhir dari perawatan wajah untuk kulit yang sensitif terhadap jerawat. Untuk wajah berjerawat, Anda harus menghindari penggunaan pelembab berbahan dasar minyak. Ini bisa menyebabkan tumbuhnya jerawat baru.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *